Dengan KITAS, membeli motor mulai lebih untung daripada menyewa setelah 9 hingga 18 bulan, belum termasuk hasil penjualan kembali: 9 bulan jika saat ini Anda membayar sewa Rp1.400.000 per bulan, 18 bulan jika Anda hanya membayar Rp700.000. Tanpa KITAS atau KITAP, Anda tidak bisa mendaftarkan motor atas nama sendiri; praktik pinjam nama memakan biaya Rp1.000.000–3.000.000 per tahun dan menggeser titik impasnya menjadi 10–29 bulan. Angka-angka di balik perhitungan ini dicatat pada Juli 2026: motor bekas model pasaran — Honda Vario atau Scoopy dalam kondisi baik — dihargai Rp9–14 juta, ditambah Rp385.000 biaya resmi balik nama (tarif PP No. 76 Tahun 2020); sewa Scoopy berkisar Rp700.000–1.400.000 per bulan, bisa dua kali lipat dari satu daftar harga ke daftar harga lain (Rp1,8–2 juta untuk Vario 160, menurut satu-satunya daftar harga yang mencantumkannya). Jadi, yang menentukan pilihan bukan harga motornya, melainkan harga sewa yang tidak lagi Anda bayar, status keimigrasian Anda, dan harga saat Anda menjualnya kembali.
Berapa sebenarnya biaya sewa? Tiga daftar harga yang saling bertentangan
Lebih baik dikatakan dari awal: tidak ada harga acuan untuk sewa motor di Bali. Tiga daftar harga publik yang paling rinci tidak pernah sepakat, dengan selisih hingga 100% untuk model yang sama.
Baca juga: Pilih motor matic di Bali: Scoopy, Vario, PCX, NMAX, atau ADV?
| Model | indonesie-tourisme.fr (19 Desember 2025) | lemondesurmesure.fr (6 Juli 2025) | coucoulemonde.com (diperbarui 2026) |
|---|---|---|---|
| Honda Scoopy 110 | Rp1,2–1,4 juta/bulan | Rp0,8–1,2 juta/bulan | Rp0,7–1,0 juta/bulan (tarif “standar”) |
| Honda Vario 160 | Rp1,8–2,0 juta/bulan | — | — |
| Yamaha NMAX 155 | Rp2,4–2,7 juta/bulan | Rp1,5–2,0 juta/bulan | +20% hingga +30% dari tarif standar |
| Yamaha XMAX 250 | Rp3,5–4,0 juta/bulan | Rp2,5–3,5 juta (“model premium”) | — |
Sementara itu, agen visa Bali Visa menyebut sekitar Rp1.000.000 per bulan untuk motor berusia delapan tahun — di tengah-tengah daftar harga di atas — dan sekitar Rp3.000.000 per bulan untuk NMAX keluaran baru, lebih mahal daripada baris termahal di tabel. Ada tiga variabel yang menjelaskan selisih ini:
- Kanalnya: penyewaan pinggir jalan Rp50.000–80.000/hari, agen profesional Rp150.000–300.000, hotel Rp100.000–200.000.
- Usia motornya: Scoopy berusia delapan tahun dan Vario 160 keluaran baru bukan produk yang sama.
- Lama sewanya: mulai 10 hari, tarif mingguan atau bulanan hasil negosiasi bisa menghemat hingga 40% dari total biaya (lemondesurmesure.fr).
Satu tanda yang jelas: dua tempat penyewaan yang memasarkan diri sebagai spesialis sewa bulanan pada 2026 (Bali Bike House, Bikago) tidak memublikasikan daftar harga sama sekali, dan yang pertama secara tegas mengarahkan Anda ke stok yang tersedia hari itu. Jadi, satu-satunya angka yang bisa dipercaya adalah penawaran yang Anda kumpulkan sendiri.
Lalu ada biaya tambahan, dan jumlahnya tidak kecil: asuransi opsional Rp30.000–80.000 per hari, atau Rp900.000–2.400.000 selama tiga puluh hari dan, di batas atasnya, lebih mahal daripada sewanya sendiri; deposit €100–300 di agen profesional; ongkos antar Rp50.000–100.000. Untuk motor listrik, Espot Bali mematok Rp2,8 juta per bulan untuk Super Soco TC atau TS dan Rp4,8 juta untuk TC Max: setara tarif motor bensin bermesin besar.
Cara mengenali tempat penyewaan yang bisa dipercaya
Harga tidak menunjukkan kondisi motornya. Sebelum tanda tangan, lima hal ini yang membedakan:
- usia motor: tahun pembuatan tercantum di STNK, mintalah untuk melihatnya;
- perawatan di antara dua penyewa: penyewaan yang serius menyervis motor dan memperbaiki goresan sebelum menyewakannya lagi;
- deposit (uang jaminan): paspor yang ditinggal sebagai jaminan atau uang dalam jumlah besar yang ditahan membuat posisi Anda lemah jika terjadi sengketa;
- bantuan: nomor WhatsApp yang membalas, dan jalan keluar jika motor mogok;
- antar-jemput: motor diantar dan dijemput di alamat Anda, tanpa bolak-balik naik taksi.
Di Kerobokan, Fougere Bike, tempat penyewaan mitra Lokalfinds, memublikasikan tarif harian, mingguan, dan bulanannya: mulai Rp80.000 per hari (Rp1.200.000 per bulan) untuk Honda Beat 110 hingga Rp150.000 per hari (Rp2.200.000 per bulan) untuk Honda ADV 160, di luar skuter bongsor, sudah termasuk helm dan jas hujan. Armadanya berusia kurang dari tiga tahun; iklan-iklannya menyebutkan bahwa setiap bagian yang tergores diganti di antara dua masa sewa. Motor diantar dan dijemput gratis dari Kerobokan hingga Canggu, Seminyak, Kuta, Sanur, Ubud, dan Uluwatu, tanpa deposit, dengan bantuan jika motor mogok.

Berapa sebenarnya biaya membeli motor?
Motor bekas: Rp9–14 juta, plus harga 5–20% lebih mahal bagi warga negara asing
Menurut Bali Visa, model populer dalam kondisi baik — Vario, Scoopy — bernilai Rp9.000.000–14.000.000; artikel lain dari penerbit yang sama memperlebar kisarannya menjadi Rp8.000.000–15.000.000 (US$500–1.000) untuk seluruh pasar motor bekas. Angka-angka ini berasal dari satu penerbit komersial saja dan dari tahun 2025. Anggaplah sebagai gambaran kasar, bukan harga patokan: tidak ada daftar harga baku motor bekas di Bali.
Penerbit yang sama memperkirakan harga lebih mahal yang dikenakan kepada warga negara asing (WNA) sebesar 5–20%, lengkap dengan contohnya:
- Vario dengan jarak tempuh tinggi: Rp11.000.000 dengan harga lokal, Rp13–14 juta jika ditawarkan kepada WNA.
- Scoopy 2021 dalam kondisi baik: ditawarkan Rp13.500.000 kepada WNA, padahal harga lokalnya Rp11,5–12 juta; transaksi akhirnya disepakati Rp12.000.000 dengan didampingi seorang teman Indonesia.
Biaya jasa pendamping lokal Rp200.000–400.000. Dibandingkan selisih Rp1,5–2 juta pada harga yang ditawarkan, inilah pengeluaran dengan rasio biaya-manfaat terbaik dalam seluruh proses. Sebelum berangkat melihat motor, baca lagi jebakan klasik saat membeli motor bekas di Bali: dokumen dan nomor rangka diperiksa sebelum membayar, bukan sesudahnya.
Motor baru: Rp30–43 juta, sudah termasuk registrasi, di Denpasar
Harga OTR (on the road, sudah termasuk registrasi) yang dicatat pada 24 Oktober 2026: daftar harga resmi pabrikan, yang berlaku untuk Jakarta, dan harga yang dipasang diler untuk Denpasar:
| Model / varian | Harga resmi OTR Jakarta (pabrikan) | Diler, Denpasar (24 Oktober 2026) |
|---|---|---|
| Honda Vario Evo 160 CBS | Rp28,53 juta | Rp29,59 juta |
| Honda Vario Evo 160 ABS | Rp31,41 juta | Rp32,64 juta |
| Honda PCX 160 CBS | Rp35,00 juta | Rp36,06 juta |
| Honda PCX 160 RoadSync | Rp41,60 juta | Rp43,22 juta |
| Yamaha NMAX Neo | Rp34,57 juta | Rp34,80 juta |
| Yamaha NMAX Neo S | Rp35,56 juta | Rp35,80 juta |
Harga di Denpasar Rp0,2–1,6 juta lebih mahal daripada di Jakarta, tergantung modelnya. Hati-hati dengan agregator: pada Juli 2026, oto.com masih mencantumkan Vario 160 untuk Denpasar, padahal model itu sudah digantikan Vario Evo 160, serta PCX 160 CBS seharga Rp30,94 juta, di bawah harga resminya (daftar harga Vario 160 untuk Denpasar, oto.com).
Simulasi kredit di situs-situs agregator ini mengubah perhitungannya secara mendasar. Pada Juli 2026, untuk Vario 160 CBS (model lama) yang dipasang seharga Rp26.980.000: uang muka 20%, yakni Rp5.396.000, lalu Rp707.475 per bulan selama 36 bulan — total Rp30.865.100, 14,4% lebih mahal daripada membeli tunai. Namun, cicilan ini tetap lebih rendah daripada harga sewa Scoopy bekas biasa di semua daftar harga yang dicatat, kecuali batas terendah Rp700.000, dan setelah tiga tahun motor itu menjadi milik Anda. Satu catatan penting: tidak ada sumber yang menjelaskan apakah WNA yang tinggal di Indonesia bisa mendapatkan kredit ini.
Biaya yang tidak pernah masuk hitungan anggaran
Balik nama adalah pengeluaran pertama setelah membeli. Tarif resminya ditetapkan dalam lampiran PP No. 76 Tahun 2020, yang mencabut PP No. 60 Tahun 2016 yang masih dikutip sebagian daftar tarif di media:
| Komponen (sepeda motor) | Jumlah resmi (PP No. 76 Tahun 2020) |
|---|---|
| PNBP mutasi, hanya jika motor berasal dari provinsi lain | Rp150.000 |
| Penerbitan STNK | Rp100.000 |
| Penerbitan BPKB (ganti kepemilikan) | Rp225.000 |
| Pelat nomor (TNKB), sepasang | Rp60.000 |
| Cek fisik (pemeriksaan rangka/mesin) | wajib; tidak ada tarif dalam daftar |
| Total biaya mutasi | Rp385.000 (Rp535.000 jika motor berasal dari provinsi lain) |
| PKB (pajak kendaraan) + SWDKLLJ (asuransi Jasa Raharja) | belum termasuk, dihitung di loket Samsat |
Baris terakhir inilah yang membentuk tagihan sebenarnya: daftar tarif tidak menyebut soal pajak, padahal pajaklah yang membengkakkan total di loket. Satu kasus yang dilaporkan bali.live di Badung pada Juli 2024 totalnya mencapai Rp3.250.000, tetapi untuk mobil — tidak bisa disamakan dengan sepeda motor, kecuali sebagai pengingat bahwa tarif resmi tidak pernah sama dengan total yang dibayar.
Tiga dokumen menentukan transaksi yang bersih: BPKB, STNK, dan bukti PKB yang sudah lunas. Situs resmi Korlantas Polri mengingatkan bahwa STNK berlaku 5 tahun dan setiap perpanjangan mewajibkan cek fisik baru. Prosedurnya dirinci dalam panduan kami tentang surat-surat kendaraan di Bali.
Pajak tahunan justru punya tarif resmi. Perda Provinsi Bali No. 1 Tahun 2024 (teks yang dimuat DDTC) menetapkan PKB sebesar 1,055% dari NJKB untuk kendaraan hingga 200 cc, dan sejak 5 Januari 2025 UU No. 1 Tahun 2022 menambahkan opsen sebesar 66% dari pajak tersebut, yang disetorkan ke kabupaten: totalnya sekitar 1,75% dari NJKB, sebelum potongan yang diberikan pada 2026, sejalan dengan “1,5–2% dari nilai taksiran” yang disebut panduan ekspatriat. Ditambah iuran SWDKLLJ Rp35.000 per tahun. Di sisi lain, Bapenda Bali tidak memublikasikan daftar NJKB. Dengan NJKB Rp12 juta, pajaknya sekitar Rp210.000 per tahun — gambaran kasar, bukan jumlah resmi. Hanya loket Samsat yang bisa memastikannya.

Kunci penentu segalanya: apakah Anda punya KITAS?
Sebelum menghitung apa pun, ada satu pertanyaan hukum. Menurut Bali Visa (11 Desember 2025), WNA bisa mendaftarkan kendaraan atas namanya sendiri jika memegang KITAS atau KITAP. Perpol No. 7 Tahun 2021 Pasal 10 ayat (6) merinci identitas yang wajib dilampirkan: KTP dan kartu KITAP untuk izin tinggal tetap, atau SKTT dari Disdukcapil kabupaten dan kartu KITAS untuk izin tinggal terbatas. Wisatawan dengan visa kunjungan wisata tidak bisa tercantum sebagai pemilik di BPKB: mereka hanya bisa menyewa. Expat.or.id juga menegaskan hal yang sama: tanpa ITAS atau ITAP, tidak ada kepemilikan kendaraan yang sah di Indonesia, dan jalan keluar yang umum adalah membeli atas nama perusahaan tempat Anda bekerja.
Dari situlah muncul praktik pinjam nama: BPKB dan STNK dibuat atas nama orang Indonesia menggunakan KTP-nya, dengan imbalan Rp1.000.000–3.000.000 per tahun. Ada dua peringatan. Pertama, Anda bukan pemilik sah motor yang Anda bayar penuh. Kedua, membiarkan STNK tetap atas nama penjual — praktik yang didokumentasikan expat.or.id sambil menegaskan bahwa mereka tidak menganjurkannya — hanya menunda masalah: masalah itu akan muncul lagi saat motor dijual kembali, saat razia polisi, atau saat terjadi kecelakaan. Jadi, cek status Anda sebelum menghitung apa pun: panduan kami tentang KITAS dan visa jangka panjang di Bali mengulas semua pilihannya.
Setelah berapa bulan membeli jadi lebih untung? Perhitungannya
Tidak ada sumber yang memublikasikan ambang ini. Jadi, kita harus menghitungnya sendiri, dengan semua asumsinya dipaparkan secara terbuka.
- Vario atau Scoopy bekas dalam kondisi baik: Rp12.000.000 — harga yang benar-benar disepakati dalam satu-satunya contoh transaksi yang terdokumentasi, masih dalam kisaran Rp9–14 juta — ditambah Rp385.000 untuk balik nama, jadi modal awalnya Rp12.385.000.
- Perkiraan pajak tahunan: Rp245.000/tahun, atau sekitar Rp20.000/bulan (1,055% ditambah opsen 66% dari NJKB yang dianggap sama dengan harga beli, termasuk SWDKLLJ, belum dikurangi potongan 2026).
- Servis, ban, aki, asuransi: tidak dihitung, karena tidak ada sumber yang andal. Jika menyewa, biaya ini ditanggung pemilik rental, bukan Anda: jadi titik impas yang sebenarnya datang sedikit lebih lambat daripada yang ditampilkan di sini.
- Bensin: netral, karena dibayar di kedua skenario. Sebagai gambaran, isi penuh tangki menghabiskan Rp20.000–30.000 di SPBU Pertamina untuk jarak tempuh yang diklaim 100–150 km, sedangkan bensin eceran di pinggir jalan Rp15.000 per liter.
| Harga sewa bulanan yang tak lagi dibayar | Dengan KITAS | Pinjam nama Rp1 juta/tahun | Pinjam nama Rp3 juta/tahun |
|---|---|---|---|
| Rp1.400.000 (batas atas daftar harga termahal) | ~9 bulan | ~10 bulan | ~11 bulan |
| Rp1.100.000 (tengah kisaran) | ~11 bulan | ~12 bulan | ~15 bulan |
| Rp800.000 (batas bawah daftar harga menengah) | ~16 bulan | ~18 bulan | ~23 bulan |
| Rp700.000 (harga terendah yang dipublikasikan) | ~18 bulan | ~21 bulan | ~29 bulan |
Dengan kata lain, titik impasnya bukan satu angka, melainkan kisaran 9–29 bulan. Dengan harga sewa Rp1.400.000 dan KITAS, motor seharga Rp12 juta balik modal dalam sembilan bulan; dengan Rp700.000 dan biaya pinjam nama yang mahal, butuh hampir dua setengah tahun. Penentunya adalah harga sewa yang tidak lagi Anda bayar, bukan harga motornya.
Pengaruh penjualan kembali terhadap hitungan
Motor yang dibeli bukan uang yang hilang: sebagian kembali saat Anda menjualnya sebelum pergi. Namun, tidak ada sumber yang kami periksa yang memublikasikan kurva penyusutan harga di Bali: persentase harga jual kembali di bawah ini adalah asumsi kerja, bukan data pasar.
| Dijual kembali setelah 12 bulan | Biaya bersih | Setara per bulan | Keuntungan dibanding sewa 12 bulan Rp1,1 juta (Rp13,2 juta) |
|---|---|---|---|
| Tidak dijual (dicuri, rusak total) | Rp12,63 juta | Rp1.053.000/bulan | +Rp0,6 juta |
| 50% dari harga beli (Rp6 juta) | Rp6,63 juta | Rp553.000/bulan | +Rp6,6 juta |
| 70% dari harga beli (Rp8,4 juta) | Rp4,23 juta | Rp353.000/bulan | +Rp9,0 juta |
Bahkan jika motor itu lenyap setelah setahun, membeli tetap impas dibandingkan sewa kelas menengah. Dengan asumsi penjualan kembali ini, titik impas dengan KITAS turun menjadi 3–9 bulan: sekitar 3 bulan untuk sewa Rp1.400.000 jika motor dijual kembali 70% dari harga beli, 9 bulan untuk sewa Rp700.000 jika Anda hanya mendapat kembali 50%, dan 4–6 bulan untuk sewa di tengah kisaran, Rp1.100.000. Dan kualitas penjualan kembalilah yang menentukan hasil akhirnya, sehingga urusan surat-surat kembali menjadi sangat penting: motor yang BPKB dan STNK-nya masih atas nama penjual lebih sulit dijual kembali, dan harganya lebih rendah. Iklan antarperorangan tetap satu-satunya cara untuk melihat harga riil; 7 tips menjual dengan cepat dari kami berlaku apa adanya untuk motor.
“Sewa setahun sama dengan harga motor baru”: benar atau salah?
Rumus yang dikutip Bali Visa ini bertumpu pada harga NMAX baru sekitar Rp45 juta, yaitu harga salah satu versi teratasnya, NMAX Turbo Tech Max (Rp45,2 juta di diler Yamaha Bali pada 24 Oktober 2026), sementara NMAX Neo, versi termurahnya, dijual Rp34,8 juta di diler yang sama. Mari kita hitung ulang untuk sewa dua belas bulan:
- Daftar harga tertinggi, Rp2,4–2,7 juta/bulan → Rp28,8–32,4 juta, atau 83–93% dari harga NMAX Neo baru. Rumusnya nyaris berlaku.
- Daftar harga terendah, Rp1,5–2,0 juta/bulan → Rp18–24 juta, atau 52–69% dari harga Neo baru. Rumusnya tidak berlaku.
- Perkiraan Bali Visa, ~Rp3 juta/bulan → Rp36 juta, 3% lebih mahal daripada NMAX Neo baru, tetapi lebih murah daripada NMAX Turbo (Rp39,7 juta).
Hasilnya: rumus itu kurang lebih berlaku untuk NMAX termurah yang disewa dengan tarif tinggi, gugur pada tarif rendah — dan tidak pernah berlaku dengan angka Rp45 juta salah satu versi teratas yang konon menjadi dasarnya.

Cara memutuskan dalam lima menit
- Kurang dari 9 bulan di Bali: sewa saja, kecuali Anda yakin bisa menjual kembali dengan cepat dan dengan harga bagus. Tanpa memperhitungkan penjualan kembali, tidak ada asumsi yang kami uji yang membuat pembelian lebih untung dalam jangka waktu itu; jika motor dijual kembali 50–70% dari harga beli, membeli mulai lebih untung setelah 3–9 bulan. Dengan menyewa, Anda terhindar dari urusan balik nama, pajak, dan jual terburu-buru sehari sebelum terbang pulang.
- 9–18 bulan dengan KITAS: semuanya bergantung pada harga sewa yang Anda bayar saat ini. Lihat kembali tabel di atas: titik impasnya 9 bulan untuk Rp1.400.000, 11 bulan untuk Rp1.100.000, dan 18 bulan untuk Rp700.000.
- Lebih dari 18 bulan dengan KITAS: beli. Membeli selalu menang di semua asumsi yang diuji, termasuk dibandingkan harga sewa terendah yang tercatat.
- Tanpa KITAS: sewa, kecuali Anda siap menanggung praktik pinjam nama, biaya tahunannya, dan kenyataan bahwa Anda bukan pemilik sah motor Anda sendiri.
- Dalam semua kasus: negosiasikan tarif bulanan begitu sewa mencapai 10 hari, ajak orang Indonesia saat membeli, minta BPKB sebelum membayar, dan pikirkan penjualan kembali sejak hari pertama.
Pertanyaan yang sering diajukan
Setelah berapa bulan membeli motor jadi lebih untung di Bali?
Antara 9 dan 18 bulan dengan KITAS, belum termasuk hasil penjualan kembali: motor bekas Rp12.000.000 ditambah Rp385.000 biaya mutasi, dibandingkan sewa Rp700.000–1.400.000 per bulan. Tanpa KITAS, praktik pinjam nama (Rp1–3 juta per tahun) menggeser titik impas menjadi 10–29 bulan. Dalam kedua kasus, penjualan kembali memperpendek waktu itu: dengan KITAS dan harga jual kembali 50–70% dari harga beli, titik impasnya turun menjadi 3–9 bulan.
Bisakah WNA membeli motor atas namanya sendiri di Indonesia?
Bisa, asalkan memegang KITAS atau KITAP. Perpol No. 7 Tahun 2021 Pasal 10 ayat (6) mensyaratkan KTP dan kartu KITAP untuk izin tinggal tetap, atau SKTT dari Disdukcapil dan kartu KITAS untuk izin tinggal terbatas. Wisatawan dengan visa kunjungan wisata tidak bisa menjadi pemilik yang tercantum di BPKB: mereka hanya bisa menyewa atau memakai pinjam nama.
Berapa biaya balik nama motor?
Biaya resmi menurut PP No. 76 Tahun 2020 untuk sepeda motor yang sudah terdaftar di Bali totalnya Rp385.000: STNK Rp100.000, BPKB Rp225.000, dan pelat nomor Rp60.000. Tambahkan Rp150.000, menjadi Rp535.000, jika motor berasal dari provinsi lain. Cek fisik wajib, tetapi tidak tercantum dalam daftar tarif. Pajak kendaraan (PKB) dan iuran Jasa Raharja ditambahkan di loket Samsat.
Berapa biaya sewa motor bulanan di Bali pada 2026?
Daftar harga yang dipublikasikan berkisar Rp700.000–1.400.000 per bulan untuk Honda Scoopy 110, dan Rp1.500.000–2.700.000 untuk Yamaha NMAX 155. Selisihnya bergantung pada kanal penyewaan (pinggir jalan, agen, hotel), usia motor, dan lama sewa: mintalah tiga penawaran.
Berapa harga motor baru di Denpasar?
Data per 24 Oktober 2026 dari diler di Denpasar, harga OTR: Honda Vario Evo 160 CBS Rp29,59 juta, Yamaha NMAX Neo Rp34,8 juta, Honda PCX 160 CBS Rp36,06 juta, PCX 160 RoadSync Rp43,22 juta. Daftar harga resmi pabrikan berlaku untuk Jakarta dan Rp0,2–1,6 juta lebih murah: konfirmasikan di diler.
Berapa pajak tahunan motor di Bali?
Perda Provinsi Bali No. 1 Tahun 2024 menetapkan tarif 1,055% dari NJKB untuk kendaraan hingga 200 cc; sejak 5 Januari 2025 ditambah opsen sebesar 66% dari pajak tersebut, sehingga totalnya sekitar 1,75% dari NJKB sebelum potongan 2026, ditambah SWDKLLJ Rp35.000. Dengan NJKB Rp12 juta, hitung sekitar Rp210.000 per tahun. Pastikan jumlah sebenarnya di loket Samsat.
Lebih baik membeli motor secara kredit atau tunai?
Pada Juli 2026, simulasi menunjukkan cicilan Rp707.475 per bulan selama 36 bulan untuk Vario 160 CBS (model lama) dengan uang muka 20%, atau total 14,4% lebih mahal daripada tunai. Cicilan ini tetap lebih rendah daripada hampir semua harga sewa yang tercatat, dan motor menjadi milik Anda setelah tiga tahun. Namun, tidak ada sumber yang menjelaskan apakah WNA yang tinggal di Indonesia bisa mengakses kredit ini.
Sumber
- Korlantas Polri — resmi: STNK berlaku 5 tahun, cek fisik wajib.
- Bapenda Bali — resmi: pajak kendaraan, tanpa daftar tarif.
- PP No. 76 Tahun 2020, basis data hukum BPK — resmi: PNBP kepolisian, STNK Rp100.000, pelat Rp60.000, BPKB Rp225.000, mutasi keluar daerah Rp150.000 (diakses 24 Oktober 2026).
- Perpol No. 7 Tahun 2021, basis data hukum BPK — resmi: registrasi kendaraan, identitas pemilik WNA (Pasal 10 ayat (6)), diakses 24 Oktober 2026.
- UU No. 1 Tahun 2022 (HKPD), basis data hukum BPK — resmi: opsen 66% (Pasal 83), berlaku 5 Januari 2025 (Pasal 191), diakses 24 Oktober 2026.
- PMK No. 16/PMK.010/2017 — resmi: SWDKLLJ sepeda motor Rp32.000 ditambah biaya kartu Rp3.000 (diakses 24 Oktober 2026).
- DDTC, teks Perda Provinsi Bali No. 1 Tahun 2024 — ahli: PKB 1,055% hingga 200 cc (Pasal 8), diakses 24 Oktober 2026.
- Astra Honda Motor, daftar harga resmi dan Yamaha Indonesia, NMAX — pabrikan: harga OTR Jakarta, dicek 24 Oktober 2026.
- Astra Motor, Vario Evo 160 dan PCX 160 di Denpasar, diler Yamaha Bali — komersial: harga OTR Denpasar, dicek 24 Oktober 2026.
- oto.com: Vario 160, PCX 160, NMAX — komersial: harga “Denpasar” yang tidak diperbarui dan simulasi kredit (Juli 2026).
- Bali Visa, 3 dokumen penting — komersial: BPKB/STNK/PKB, “sewa setahun = kendaraan baru”.
- Bali Visa, membeli motor bekas tanpa kemahalan — komersial: Rp9–14 juta, harga lebih mahal bagi WNA.
- Bali Visa, membeli tanpa KITAS — komersial: motor bekas Rp8–15 juta, pinjam nama Rp1–3 juta/tahun.
- Bali Visa, kepemilikan kendaraan oleh WNA — komersial: KITAS/KITAP, domisili, pajak tahunan.
- expat.or.id — komunitas: syarat ITAS/ITAP.
- indonesie-tourisme.fr — media: daftar harga sewa bulanan per model.
- lemondesurmesure.fr — media: daftar harga alternatif, asuransi, deposit.
- coucoulemonde.com — komunitas: batas bawah tarif bulanan, bensin.
- Espot Bali — komersial: motor listrik.
- bali.live — media: biaya mutasi riil di Badung.



