Lewati ke konten utama
Lokalfinds
Kartu SIM di Bali 2026: Beli di Mana, Paket Apa, dan Berapa Harganya?
Panduan praktis

Kartu SIM di Bali 2026: Beli di Mana, Paket Apa, dan Berapa Harganya?

Paket 25 GB yang sama dihargai Rp150.000 menurut tarif resmi Telkomsel dan Rp400.000 di konter bandara. Harga lengkap dengan tanggal pencatatan, operator per wilayah, dan aturan registrasi biometrik yang menjebak para pendatang baru.

Tim Redaksi Lokalfinds

Tim Redaksi Lokalfinds

17 mnt baca

Per 8 September 2026, paket turis 25 GB untuk 30 hari tercantum seharga Rp150.000 di situs Telkomsel. Di konter aula kedatangan Bandara Ngurah Rai, Denpasar, paket 25 GB yang berlaku di seluruh Indonesia tercatat Rp400.000: lebih mahal Rp250.000, sekitar 2,7 kali tarif resmi, untuk kuota dan masa berlaku yang sama. Sejak Permenkomdigi No. 7 Tahun 2026 berlaku pada 19 Januari 2026, setiap kartu prabayar wajib diregistrasi dengan kartu identitas — paspor, KITAS, atau KITAP bagi warga negara asing (WNA) — dan divalidasi lewat pengenalan wajah, prosedur yang diterapkan secara nasional pada 1 Juli 2026. Satu paspor hanya boleh dipakai untuk tiga nomor prabayar per operator. Terakhir, kartu SIM Indonesia tidak menyelesaikan urusan IMEI: menurut FAQ Bea Cukai, ponsel dari luar negeri yang tidak terdaftar hanya mendapat akses jaringan paling lama 90 hari.

Berapa sebenarnya harga kartu SIM di Bali?

Ada tiga jenis harga yang perlu dibedakan, dan ketiganya sama sekali tidak sebanding.

Tarif resmi turis, yang dipublikasikan Telkomsel di situsnya sendiri: lima paket “WNA Tourist Starterpack”, semuanya berlaku 30 hari, dari 25 GB hingga 200 GB. Tarif konter bandara, yang tidak dipublikasikan di mana pun dan hanya bisa diketahui di tempat. Lalu tarif reguler, yaitu harga paket untuk pelanggan dalam negeri (jalur eSIM-nya khusus untuk pemegang KITAS atau KTP), yang jauh berbeda dari kedua tarif lainnya.

PaketKuotaMasa berlakuHargaSumber, tanggal
Telkomsel WNA Tourist Starterpack25 GB30 hariRp150.000telkomsel.com, 08/09/2026
Telkomsel WNA Tourist Starterpack35 GB30 hariRp200.000telkomsel.com, 08/09/2026
Telkomsel WNA Tourist Starterpack60 GB30 hariRp250.000telkomsel.com, 08/09/2026
Telkomsel WNA Tourist Starterpack100 GB30 hariRp400.000telkomsel.com, 08/09/2026
Telkomsel WNA Tourist Starterpack200 GB30 hariRp800.000telkomsel.com, 08/09/2026
Telkomsel Tourist Prepaid Card25 GB + 25 menit—Rp150.000FAQ Telkomsel, 08/09/2026
IM3 Freedom 5G72 GB (52 + 20 GB 5G)30 hariRp110.000, termasuk pajakim3.id, 08/09/2026
IM3 Freedom 5G28 GB (15 + 13 GB 5G)7 hariRp35.000, termasuk pajakim3.id, 08/09/2026

Dua baris IM3 perlu dibaca dengan cermat: itu paket reguler, bukan paket turis, dan 72 GB seharga Rp110.000 adalah rasio harga dan kuota yang tak pernah bisa disamai paket turis. Begitu pula di Telkomsel, yang eSIM prabayar “Perdana Lite”-nya mulai dari Rp19.900 untuk 1 GB kuota nasional ditambah 5 GB kuota lokal. Kuota lokal inilah jebakan pertama: kuota itu hanya bisa dipakai di wilayah tempat kartu dibeli. Paket Lite seharga Rp81.000, misalnya, berisi 52 GB kuota lokal dengan hanya 8 GB yang bisa dipakai di luar Bali.

Konter penjualan kartu SIM di aula kedatangan sebuah bandara tropis di Indonesia, rak pajangan paket berwarna-warni, para pelancong terlihat dari belakang membawa koper, cahaya alami menjelang siang, tidak ada wajah yang terlihat
Konter penjualan kartu SIM di aula kedatangan sebuah bandara tropis di Indonesia, rak pajangan paket berwarna-warni, para pelancong terlihat dari belakang membawa koper, cahaya alami menjelang siang, tidak ada wajah yang terlihat

Mengapa konter bandara bisa sampai 2,7 kali lebih mahal?

Aula kedatangan Ngurah Rai menjual layanan termahal di pulau ini, tepat pada saat tak seorang pun ingin menawar. Panduan perjalanan Traveltomtom, yang mencatat harga-harga ini per operator di halaman yang diperbarui pada 30 Agustus 2026, menggambarkan tiga zona penjualan berurutan: stan-stan pertama di sekitar area pengambilan bagasi, dengan Telkomsel di samping ban berjalan nomor 4; lalu, setelah pemeriksaan bea cukai, gerai operator lain di aula kedatangan; dan terakhir gerai IM3, di sebelah meja Tourist Information.

Berikut harga yang diminta konter-konter itu pada 2026, untuk paket 30 hari, semuanya tanpa telepon maupun SMS.

OperatorPaket yang tercatat di bandaraHarga konterPadanan resmi yang diketahui
Telkomsel (nasional)25 GBRp400.000Rp150.000 (situs Telkomsel)
Telkomsel (nasional)100 GBRp850.000Rp400.000 (situs Telkomsel)
Telkomsel (nasional)200 GBRp1.250.000Rp800.000 (situs Telkomsel)
Telkomsel (hanya Jawa, Bali, Lombok)18 GBRp250.000tidak dipublikasikan
XL Axiata34 GBRp250.000tidak dipublikasikan
XL Axiata120 GBRp650.000tidak dipublikasikan
IM318 GBRp250.000tidak dipublikasikan
IM3170 GBRp750.000tidak dipublikasikan
Three / Tri29 GBRp250.000tidak dipublikasikan
Smartfren25 GBRp200.000tidak dipublikasikan

Satu catatan tentang kolom paling kanan: daftar harga resmi Telkomsel tidak menyebut batasan wilayah untuk paket turisnya, sedangkan konter bandara terang-terangan menjual dua lini terpisah, satu berlaku nasional dan satu lagi terbatas untuk Jawa, Bali, dan Lombok. Jadi, perbandingannya berdasarkan kuota dan masa berlaku, bukan ketentuan yang benar-benar identik. Angka-angka bandara ini juga berasal dari survei lapangan yang diterbitkan oleh situs yang mengaku menerima komisi afiliasi dari eSIM — ini informasi bertanggal, bukan tarif resmi. Tidak ada operator yang memublikasikan daftar harga khusus bandara, dan justru itulah yang membuat selisih harga ini bisa terjadi. Bahkan, halaman lain di situs yang sama menyebut kisaran yang jauh lebih rendah, Rp150.000–250.000 untuk 15–30 GB: kedua survei itu tidak cocok, yang memberi gambaran betapa harga bisa berbeda dari satu konter ke konter lain.

Ada dua hal yang membuat Anda membayar mahal di kasir. Pertama, beberapa paket termurah hanya berlaku di Jawa, Bali, dan Lombok. Kedua, paket telepon sering ditawarkan sebagai tambahan seharga Rp150.000, padahal isi ulang pulsa beberapa ribu rupiah di Indomaret atau Alfamart mana pun sudah lebih dari cukup untuk menelepon pemilik rumah atau sopir. Sebuah panduan independen yang diperbarui pada 7 September 2026 juga melaporkan paket yang sebagian kuotanya hanya bisa dipakai untuk media sosial, tanpa dijelaskan oleh petugas konter.

Kesimpulan praktisnya cukup satu kalimat: ambil paket terkecil di bandara jika Anda langsung membutuhkan internet, lalu datangi gerai resmi keesokan harinya.

Registrasi kartu SIM: aturan yang menjebak semua orang

Inilah hal yang paling sering disalahpahami, dan aturannya berubah pada 2026. Ketentuan yang berlaku adalah Peraturan Menteri Komunikasi dan Digital No. 7 Tahun 2026 tentang registrasi pelanggan jasa telekomunikasi seluler, yang ditetapkan dan berlaku sejak 19 Januari 2026, serta diundangkan dalam Berita Negara Tahun 2026 Nomor 40. Peraturan ini menggantikan ketentuan registrasi dalam Permenkominfo No. 5 Tahun 2021.

Yang diwajibkan:

  • Registrasi biometrik dengan pengenalan wajah, berdasarkan prinsip KYC. Identitas acuannya adalah NIK bagi WNI, serta paspor, KITAS, atau KITAP bagi WNA.
  • Maksimal tiga nomor prabayar per identitas dan per operator.
  • Setiap kartu perdana wajib dijual dalam keadaan tidak aktif: kartu baru berfungsi setelah registrasi divalidasi. Kartu yang dijual “sudah aktif” di lapak berarti dijual di luar aturan.

Media teknologi Indonesia menyebut penerapan biometrik secara nasional dimulai 1 Juli 2026, setelah tahap uji coba yang mencatat sekitar 1,7 juta validasi wajah antara Januari dan Juni 2026. Menurut operator, aktivasi nomor baru memakan waktu sekitar satu menit setelah validasi berhasil.

Bagi WNA, konsekuensinya sederhana: registrasi dilakukan di gerai resmi, dengan paspor fisik. Gerai tidak resmi masih bisa melayani jika ditunjuk operator sebagai mitra yang berwenang memvalidasi registrasi — tetapi hal itu tidak tertulis di bagian depan toko, dan warung yang menawarkan untuk “mengurus semuanya” tanpa melihat paspor Anda tidak mengikuti prosedur. Di loket, petugas memasukkan nama lengkap, nomor paspor atau KITAS/KITAP, kewarganegaraan, serta tempat dan tanggal lahir. Telkomsel juga membatasi Tourist Prepaid Card-nya maksimal tiga kartu per paspor, menurut Tempo (2024).

Kartu SIM dan IMEI: dua prosedur, satu ponsel

Banyak pendatang mengira registrasi kartu SIM sudah membereskan urusan ponsel mereka. Keduanya adalah prosedur terpisah, yang satu di bawah Kementerian Komunikasi dan Digital, yang lain di bawah Bea Cukai.

FAQ resmi Bea Cukai sangat jelas: perangkat telekomunikasi dari luar negeri yang dipakai dengan kartu SIM Indonesia yang diregistrasi di gerai operator mendapat akses jaringan “paling lama 90 hari”. Setelah batas itu, yang memblokir adalah IMEI perangkatnya, bukan kartunya. Ketentuan yang sama mengatur bahwa registrasi IMEI dilakukan saat kedatangan, sebelum keluar dari terminal, atau paling lambat dalam 60 hari — tetapi pada pilihan kedua tanpa pembebasan bea masuk sebesar US$500 per orang per kedatangan, pembebasan yang juga mensyaratkan registrasi di kawasan pabean dan dalam lima hari setelah kedatangan.

Detail yang tak pernah disebut di konter: paket turis dari operator meminta nomor IMEI ponsel Anda, bukan hanya paspor. Ini berlaku untuk Tourist Prepaid Card Telkomsel maupun paket Travel On IM3. Dengan kata lain, IMEI Anda sudah masuk ke basis data saat membeli kartu SIM — tetapi itu tidak dihitung sebagai registrasi di Bea Cukai. Siapkan IMEI-nya sebelum sampai di loket: tekan *#06#, ambil tangkapan layarnya, dan simpan foto paspor di ponsel. Rincian prosedur Bea Cukai, biaya, dan tenggat waktunya dibahas dalam panduan kami tentang registrasi IMEI di Indonesia.

Konter gerai ponsel di Indonesia, paspor terbuka dan ponsel pintar di atas meja, tangan petugas mengisi formulir, rak kartu SIM buram di latar belakang, tidak ada wajah yang terlihat
Konter gerai ponsel di Indonesia, paspor terbuka dan ponsel pintar di atas meja, tangan petugas mengisi formulir, rak kartu SIM buram di latar belakang, tidak ada wajah yang terlihat

Operator mana yang sebaiknya dipilih sesuai tempat tinggal Anda?

Tidak ada pengukuran cakupan sinyal per desa di Bali yang tersedia untuk publik. Perbandingan yang menyebut “Telkomsel di Canggu, XL di Ubud” memberi kesan presisi tanpa sumber apa pun. Yang tersedia adalah pengukuran regional dari Opensignal untuk wilayah Bali–Nusa Tenggara, yang dikumpulkan pada 1 April–29 Juni 2026 dari para pengguna aplikasinya.

Metrik, wilayah Bali NusraIndosatTelkomselXL
Kecepatan unduh rata-rata36,3 Mbps43,1 Mbps37,9 Mbps
Kecepatan unduh 5G56,1 Mbps97,5 Mbps104,9 Mbps
Kecepatan unggah rata-rata12,7 Mbps13,4 Mbps14,1 Mbps
Waktu tersambung ke 5G51,7%34,1%45,8%
Waktu tersambung ke 4G atau 5G98,0%96,2%98,0%
Keandalan (skala 100–1000)897831900
Kualitas konsisten (% pengujian)77,8%68,2%77,6%
Pengalaman video (0–100)68,765,867,1

Jika dibaca dari sisi lain, tabel ini menyampaikan hal yang berguna: di Bali selatan, tempat ketiga jaringan sama-sama padat, Indosat dan XL setara dengan Telkomsel, bahkan mengunggulinya dalam keandalan dan 5G. Telkomsel tetap unggul dalam kecepatan unduh rata-rata, tetapi jelas kalah dalam kualitas konsisten.

Selisihnya melebar di tempat lain. Secara nasional, skor cakupan geografis Opensignal memberi Telkomsel 8,6 dari 10, dibandingkan 5,5 untuk Indosat dan 4,8 untuk XL — inilah luas jangkauan jaringan di kawasan berpenghuni. Angka inilah, bukan kecepatan di selatan, yang penting jika Anda tinggal atau sering berkendara di sekitar Munduk, Sidemen, Amed, atau ruas jalan di punggung bukit sebelah utara Bedugul.

Untuk 5G, Telkomsel dalam siaran pers tanggal 24 Agustus 2024 menyebut telah membangun 225 titik 5G di Bali selatan — 67 di Denpasar, 136 di Badung — dengan klaim cakupan berkesinambungan di jalur Kuta–Canggu, Nusa Dua, dan Renon–Sanur. Angka-angka itu sudah berumur dua tahun: anggap sebagai gambaran kasar luas wilayah yang tercakup, bukan kondisi pada 2026.

Dalam praktiknya: Telkomsel jika Anda sering bepergian atau tinggal di luar segitiga Canggu–Denpasar–Uluwatu; Indosat atau XL jika Anda menetap di selatan dan menginginkan 5G dengan harga terbaik. Dan jika Anda ragu untuk satu alamat tertentu, peta crowdsourcing nPerf memungkinkan Anda membandingkan ketiga jaringan dari satu wilayah ke wilayah lain sebelum memutuskan.

Tempat membeli: gerai resmi di Bali

Gerai resminya bernama GraPARI untuk Telkomsel, Gerai IM3 untuk Indosat, dan XL Center untuk XLSMART — entitas baru hasil merger XL Axiata dan Smartfren yang rampung pada April 2025, dan kini mengelola merek XL, Axis, dan Smartfren.

Pencari lokasi resmi Telkomsel, yang kami periksa pada 8 September 2026, mencantumkan tujuh GraPARI di Bali.

GraPARIAlamatSenin–JumatSabtuMinggu
JimbaranJl. Uluwatu No. 82, Kedonganan, Badung08.00–20.0008.00–20.0008.00–20.00
UbudJl. Cok Gede Rai No. 2, Peliatan, Gianyar08.00–17.0008.00–17.0008.00–17.00
Renon DenpasarJl. Raya Puputan Renon No. 33, Denpasar08.00–17.0008.00–12.00tutup
Gatsu Tengah DenpasarJl. Gatot Subroto Tengah No. 328, Denpasar Utara08.00–17.0008.00–12.00tutup
TabananJl. Ir. Soekarno No. 99D, Kediri, Tabanan08.00–17.0008.00–12.00tutup
SingarajaJl. A. Yani No. 72, Kaliuntu, Buleleng08.00–17.0008.00–12.00tutup
NegaraJl. Ngurah Rai No. 86, Negara, Jembrana08.00–17.0008.00–12.00tutup

Dua catatan. GraPARI yang oleh berbagai panduan disebut “GraPARI Kuta” tercantum di pencari lokasi resmi dengan nama GraPARI Jimbaran: alamatnya sama, Jl. Uluwatu 82. Yang lebih penting, pencari lokasi itu tidak mencantumkan satu pun GraPARI di Bandara Bali — satu-satunya entri “Jl. Ngurah Rai” adalah GraPARI Negara, di ujung lain pulau, di Kabupaten Jembrana. Yang Anda lihat saat tiba di Denpasar adalah booth dan penjual mitra — yang menjelaskan sebagian besar selisih harganya.

Yang perlu ditanyakan di loket, dengan urutan ini: nama paket yang persis dan harga yang tercantum; apakah kuotanya nasional atau lokal; masa berlaku yang persis; pastikan registrasi dilakukan di depan Anda, dengan paspor Anda; dan uji koneksi sebelum meninggalkan gerai. Jika penjual menolak memindai paspor atau menyerahkan kartu yang sudah aktif, pindahlah ke gerai lain.

Teras sebuah warung di tepi jalan pedesaan Bali, motor terparkir, ponsel pintar di atas meja di samping secangkir kopi, sawah di latar belakang, sore hari, tidak ada wajah yang terlihat
Teras sebuah warung di tepi jalan pedesaan Bali, motor terparkir, ponsel pintar di atas meja di samping secangkir kopi, sawah di latar belakang, sore hari, tidak ada wajah yang terlihat

eSIM atau kartu fisik: apa yang benar-benar berbeda

eSIM telah mengubah keadaan bagi siapa pun yang datang dengan ponsel keluaran baru, tetapi ada dua hal yang sangat berbeda yang perlu dipisahkan.

eSIM perjalanan yang dibeli sebelum berangkat dari penjual internasional adalah paket khusus data. Airalo menyatakannya di pusat bantuannya: pada eSIM khusus data, SMS maupun telepon tidak bisa digunakan. Artinya: tidak ada nomor Indonesia, sehingga tidak ada kode verifikasi lewat SMS. Sempurna untuk langsung terhubung begitu mendarat dan memesan Grab, tetapi tidak cukup begitu aplikasi lokal meminta OTP.

eSIM dari operator Indonesia memberikan nomor +62 yang sungguhan. Telkomsel memublikasikan daftar harga WNA Tourist Starterpack di halaman eSIM-nya: harganya sama dengan paket turis fisik. Namun, hati-hati dengan lini eSIM reguler: halaman resminya menyebut bahwa WNA divalidasi dengan KITAS, bukan paspor, dan bahwa satu data identitas hanya bisa dipakai untuk tiga eSIM. Batasan teknis lain yang perlu diketahui: kode QR aktivasi hanya bisa dipindai satu kali, dan satu eSIM tidak bisa dipakai bersama di dua perangkat. Simpan baik-baik kode QR itu sampai nomornya aktif.

Nomor Indonesia untuk aplikasi lokal

Nomor +62 berguna lebih dari sekadar untuk menelepon. Gojek menyatakan di halaman bantuan resminya bahwa mereka menolak nomor virtual dan nomor VoIP — sehingga trik memakai nomor sekali pakai tidak bisa digunakan. Halaman itu tidak menyebut bahwa nomor luar negeri ditolak, tetapi OTP internasional sering tidak lancar, dan nomor lokal menuntaskan masalah ini untuk selamanya.

Sebaliknya, jangan percaya anggapan umum bahwa bank Indonesia pasti mewajibkan nomor lokal: BCA secara resmi menjelaskan, sejak Januari 2025, bahwa myBCA bisa dipakai dengan nomor ponsel luar negeri dan OTP dikirim ke nomor internasional tersebut. Jadi, kebutuhan akan nomor +62 memang nyata, tetapi tidak berlaku untuk semua layanan.

Terakhir, nomor lokal membuat Anda mudah dihubungi: di Lokalfinds, sebagian besar transaksi motor, furnitur, atau sewa diselesaikan lewat WhatsApp — nomor Indonesia membuat Anda tidak terkesan sebagai kontak yang tak pernah membalas.

Satu hal lagi yang sering baru disadari terlambat: masa aktif nomor prabayar. Di Telkomsel, setiap isi ulang memperpanjang masa aktif secara kumulatif, hingga maksimal 365 hari. Selama masa tenggang setelah masa aktif habis, panggilan dan SMS keluar diblokir tetapi sisa kuota data masih bisa dipakai; setelah itu nomor diblokir, dan pengaktifan kembali dilakukan lewat 88889# atau di GraPARI. Jika Anda meninggalkan Bali selama tiga bulan, isi ulang kecil sebelum berangkat lebih baik daripada kehilangan nomor — beserta semua akun yang terhubung dengannya.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apakah wajib menunjukkan paspor untuk membeli kartu SIM di Bali?

Ya. Registrasi kartu prabayar wajib dan, bagi WNA, didasarkan pada paspor, KITAS, atau KITAP. Sejak Permenkomdigi No. 7 Tahun 2026 berlaku pada 19 Januari 2026, validasi dilakukan dengan pengenalan wajah, di samping pemeriksaan dokumen. Kartu dijual dalam keadaan tidak aktif dan baru berfungsi setelah validasi selesai. Penjual yang memberikan kartu SIM yang sudah aktif tanpa melihat paspor Anda tidak mengikuti prosedur.

Berapa harga kartu SIM di Bali pada 2026?

Per 8 September 2026, tarif resmi Telkomsel untuk WNA berkisar dari Rp150.000 (25 GB, 30 hari) hingga Rp800.000 (200 GB, 30 hari). Paket reguler jauh lebih murah: IM3 mencantumkan 72 GB seharga Rp110.000 per bulan, sudah termasuk pajak. Di konter Bandara Ngurah Rai, paket nasional 25 GB yang sama tercatat Rp400.000 pada 2026, dan hingga Rp1.250.000 untuk 200 GB.

Lebih baik membeli kartu SIM di bandara atau di kota?

Di kota, kecuali Anda membutuhkannya segera. Untuk kuota data yang sama, selisih yang tercatat pada 2026 berkisar sekitar 1,5 hingga 2,7 kali tarif resmi. Jika Anda harus langsung terhubung begitu turun dari pesawat, ambil paket terkecil yang tersedia, lalu datangi gerai resmi — GraPARI, Gerai IM3, atau XL Center — dalam beberapa hari berikutnya. Pencari lokasi resmi Telkomsel bahkan tidak mencantumkan satu pun GraPARI di Bandara Bali: konter di area kedatangan adalah penjual perantara.

Operator mana yang sinyalnya paling bagus di Bali?

Tergantung lokasinya. Di Bali selatan, pengukuran Opensignal pada April–Juni 2026 menempatkan Indosat dan XL di atas Telkomsel dalam keandalan, kualitas konsisten, dan waktu tersambung ke 5G, sementara Telkomsel tetap memegang kecepatan unduh rata-rata terbaik, 43,1 Mbps. Di luar kawasan padat, Telkomsel unggul jelas: skor cakupan geografis nasionalnya 8,6 dari 10, dibandingkan 5,5 untuk Indosat dan 4,8 untuk XL.

Apakah eSIM yang dibeli sebelum berangkat cukup untuk tinggal di Bali?

Tidak, jika Anda membutuhkan nomor. eSIM perjalanan yang dijual penyedia internasional adalah paket khusus data: tanpa telepon dan tanpa SMS, sehingga tidak ada kode verifikasi yang bisa diterima lewat pesan. Untuk beberapa hari, eSIM seperti ini nyaman; untuk menetap, Anda membutuhkan nomor Indonesia, baik kartu fisik maupun eSIM operator, dengan nomor +62 yang sungguhan.

Apakah ponsel saya akan diblokir setelah beberapa minggu?

Bukan karena kartu SIM-nya, melainkan karena IMEI-nya. Menurut FAQ Bea Cukai, ponsel dari luar negeri yang dipakai dengan kartu SIM Indonesia yang diregistrasi di gerai mendapat akses jaringan paling lama 90 hari. Registrasi IMEI dilakukan saat tiba di kawasan pabean, atau dalam 60 hari tetapi tanpa pembebasan bea US$500. Kedua prosedur ini terpisah: meregistrasi kartu SIM tidak berarti meregistrasi ponsel.

Berapa banyak nomor yang bisa didaftarkan dengan satu paspor?

Maksimal tiga nomor prabayar per identitas dan per operator, menurut Permenkomdigi No. 7 Tahun 2026. Telkomsel juga menerapkan batas tiga eSIM per data identitas dan, menurut Tempo (2024), tiga kartu SIM per paspor untuk paket turisnya. Batasan-batasan ini mirip, tetapi berasal dari aturan yang berbeda: batas dalam regulasi berlaku per operator, sedangkan batas Telkomsel khusus untuk produknya sendiri.

Sumber

Resmi

Perusahaan (halaman resmi perusahaan, komersial)

Ahli

Media

Komunitas dan komersial, dibaca sebagai survei lapangan bertanggal

Untuk langkah selanjutnya, baca juga panduan kami tentang visa jangka panjang dan KITAS, daftar periksa lengkap pindah ke Bali, dan biaya hidup di Bali pada 2026.

Bagikan:
Tim Redaksi Lokalfinds

Tentang penulis

Tim Redaksi Lokalfinds

Tim redaksi Lokalfinds — para ekspat yang tinggal di Bali, mengulas kehidupan lokal, urusan administrasi, dan penawaran terbaik untuk komunitas.

Metode editorial kami

Lokalfinds

Siap membeli atau menjual?

Bergabunglah dengan para ekspat yang saling membeli dan menjual di Bali — tanpa komisi, tanpa perantara.

Di iklan baris

Telusuri kategori yang terkait dengan artikel ini dan temukan yang Anda cari di Bali.