Bersiaplah kehilangan sekitar separuh harga beli. Katalog Bali Garage Sale, yang kami data pada 22 Juli 2026, adalah satu-satunya sumber publik yang kami temukan yang menampilkan harga beli awal dan harga yang diminta secara berdampingan: dari 57 furnitur bekas di dalamnya, penyusutan harga median (nilai tengah) mencapai 47%, dan 49% jika lima barang antik yang dipasang tanpa potongan tidak dihitung. 25 dari 57 barang, atau 44%, kehilangan setidaknya separuh nilainya. Di luar lima barang antik itu, separuh iklan yang berada di tengah sebaran mengalami penyusutan antara -42% dan -59%, dengan rentang dari -20% (nakas jati, Rp1.000.000 → Rp800.000) hingga -89% (kursi kantor kulit dan kayu, Rp9.000.000 → Rp1.000.000). Empat furnitur kecil dalam data ini — gantungan baju, kaca meja, rangka kasur tambahan, dan meja konsol — menyusut 64–75%.
Di mana menjualnya? Tidak satu pun situs iklan terbuka yang bisa kami akses memuat stok furnitur yang layak: sebagian besar transaksi berlangsung di grup Facebook tertutup dan lewat satu-satunya layanan jual barang pindahan (garage sale). Tambahkan biaya angkut: Rp250.000–320.000 per hari untuk sewa pikap di Denpasar. Berapa lama sampai laku? Tidak ada sumber publik yang kami telusuri yang mendokumentasikannya. Satu-satunya sinyal berupa angka bersifat tidak langsung: barang yang benar-benar terjual memiliki penyusutan median 55,6%, atau 8 poin lebih dalam daripada keseluruhan katalog. Dengan kata lain, lamanya waktu jual dikendalikan lewat harga.
Berapa penyusutan yang wajar untuk furnitur Anda?
Di Bali tidak ada patokan harga: panduan ekspatriat menyebut “setengah harga” tanpa menunjukkan datanya, dan platform iklan tidak menampilkan harga beli awal. Bali Garage Sale menjadi pengecualian, dengan satu catatan yang perlu diingat sepanjang artikel ini: ini adalah layanan komersial jual barang pindahan, bukan lembaga pemantau harga yang independen. Untuk setiap barang, situs ini mencantumkan harga beli yang diklaim, harga yang diminta, dan kondisinya. Semua angka penyusutan kami berasal dari sana, dan kami menghitung ulang semuanya barang per barang.
| Indikator (57 furnitur yang didata) | Nilai |
|---|---|
| Penyusutan median, seluruh sampel | 47% |
| Penyusutan rata-rata, seluruh sampel | 45,4% |
| Penyusutan median tanpa 5 barang dengan penyusutan 0% | 49% |
| Kuartil 1/kuartil 3 (tanpa barang 0%) | 42%/59% |
| Porsi barang dengan penyusutan minimal 50% | 44% (25 dari 57) |
| Rentang, tanpa 5 barang 0% | -20% hingga -89% |
Jadi, kisaran acuannya 40–60% di bawah harga beli, dengan titik tumpu di separuh harga. Tiga catatan sebelum menjadikannya patokan:
- Harga beli awal bersifat klaim: disebutkan oleh penjual, tanpa nota pembelian sebagai bukti.
- Hanya 8 dari 57 barang yang berlabel terjual. Untuk 49 lainnya, yang kita ketahui adalah harga yang diminta, bukan harga akhirnya.
- Sampelnya berasal dari satu kanal saja: gambaran kasar yang cukup kuat, bukan patokan harga resmi.
Penyusutan riilnya kemungkinan besar lebih dalam dari 47–49% yang terukur: harga yang diminta masih bisa ditawar.
Barang yang laku justru menyusut lebih dalam daripada yang masih dipajang
Katalog ini hanya memberi satu hubungan terukur antara tingkat harga dan penjualan nyata, dan hubungannya jelas. Ke-8 barang berlabel terjual memiliki penyusutan 33, 44, 48, 52, 59, 65, 70, dan 89%. Mediannya 55,6% (rata-rata 57,7%), dibandingkan 47% untuk seluruh katalog: barang yang laku menyusut sekitar 8 poin lebih dalam daripada yang masih dipajang.
Dengan hanya 8 penjualan, ini pengamatan, bukan hukum. Namun, pelajarannya konkret: jika iklan Anda tidak kunjung laku, variabel yang bisa Anda kendalikan bukan foto atau deskripsi, melainkan harga. Beralih dari -45% ke -55% berarti masuk ke zona tempat kedelapan barang itu benar-benar terjual. Dari sisi pembeli, di zona harga itulah Anda sebaiknya berburu: panduan kami untuk melengkapi furnitur villa tanpa menguras kantong berangkat dari temuan yang sama.
Berapa penyusutan tiap jenis furnitur?
Berikut data mentahnya, harga beli awal yang diklaim dibandingkan harga yang diminta, per 22 Juli 2026.
| Furnitur | Harga beli awal (IDR) | Harga yang diminta (IDR) | Penyusutan | Status |
|---|---|---|---|---|
| Kursi kantor kulit dan kayu | 9.000.000 | 1.000.000 | -89% | Terjual |
| Gantungan baju jati | 800.000 | 200.000 | -75% | — |
| Sofa sudut lateks | 10.000.000 | 3.000.000 | -70% | Terjual |
| Kaca meja tempered | 1.000.000 | 300.000 | -70% | — |
| Rangka kasur tambahan dari besi | 600.000 | 200.000 | -67% | — |
| Meja konsol “coconut inclusion” | 500.000 | 180.000 | -64% | — |
| Ranjang antik jati | 23.000.000 | 9.000.000 | -61% | — |
| Lemari toko jati | 4.100.000 | 2.599.000 | -37% | — |
| Meja makan jati (4 iklan) | 2.100.000–2.700.000 | 1.000.000–1.900.000 | -30 hingga -55% | — |
| Nakas jati (sepasang) | 1.000.000 | 800.000 | -20% | — |
Tanda pisah menunjukkan barang yang masih dipajang saat data diambil. Ada dua pelajaran yang berlawanan dengan intuisi:
- Harga furnitur kecil anjlok. Pada keempat barang ini — gantungan baju, kaca meja, rangka kasur, dan meja konsol — penyusutannya 64–75%, dengan harga akhir antara Rp180.000 dan Rp300.000, sering kali lebih murah daripada ongkos mengantarnya. Tidak semua furnitur kecil jatuh sedalam itu — sebuah bangku kecil turun dari Rp150.000 ke Rp70.000, atau -53% — tetapi penyusutan paling tajam di katalog memang terkumpul di sini.
- Furnitur besar ruang tamu menyusut sama dalamnya, tetapi nominalnya sepadan dengan usahanya: sofa sudut yang turun dari Rp10 juta ke Rp3 juta masih menghasilkan 3 juta rupiah.

Label “Like New” tidak melindungi dari penyusutan
Katalog ini memberi label Like New, Lightly Used, atau Well Used pada setiap barang, dan sebarannya sangat timpang: 51 barang dinyatakan nyaris baru, 3 jarang dipakai, 3 sering dipakai. Dua kelompok terakhir terlalu kecil untuk ditarik kesimpulan, dan kami tidak akan mengarang-ngarang. Dari 51 barang berlabel Like New, penyusutan mediannya 47,8%. Perhatikan cakupannya: angka ini sudah mencakup empat barang antik yang dipasang tanpa potongan, yang juga berlabel Like New. Setelah keempatnya dikeluarkan, tersisa 47 barang, dengan median 49,9% dan rentang 20–89%.
Satu-satunya pelajaran yang kokoh: meski disebut nyaris baru, sebuah furnitur tetap kehilangan separuh nilainya. Kondisi hanya berpengaruh tipis saat tawar-menawar, tidak mengubah tingkat penyusutan yang dipasang.
Barang antik dari jati: satu-satunya kategori yang harganya bertahan (tetapi tidak laku)
Lima barang di katalog dipasang tepat di harga beli awalnya, alias penyusutan 0%.
| Barang | Harga beli awal | Harga yang diminta | Penyusutan |
|---|---|---|---|
| Lemari antik jati berukir | Rp7.000.000 | Rp7.000.000 | 0% |
| Lemari pakaian antik jati | Rp6.000.000 | Rp6.000.000 | 0% |
| Bufet antik jati (pertama) | Rp5.000.000 | Rp5.000.000 | 0% |
| Bufet antik jati (kedua) | Rp5.000.000 | Rp5.000.000 | 0% |
| Lemari laci antik | Rp2.500.000 | Rp2.500.000 | 0% |
Inilah satu-satunya pengecualian yang kami temukan dari aturan setengah harga. Satu detail penting: empat dari lima barang itu diiklankan dengan sebutan Teak Original Antique — lemari berukir, lemari pakaian, dan dua bufet; barang kelima, sebuah lemari laci antik, tidak diiklankan sebagai jati dan memiliki label kondisi terendah di katalog. Jadi, label “antik”-lah, lebih dari kayunya sendiri, yang membuat harga yang dipasang bertahan.
Catatan yang menentukan: kelima barang yang dipasang tanpa potongan itu semuanya masih tersedia saat data diambil, sementara barang-barang yang potongannya jauh lebih besar sudah laku. Bertahan di harga awal dan berhasil menjual adalah dua hal berbeda. Label “antik” pun tidak menjamin apa-apa: sebuah ranjang antik jati dipasang dengan penyusutan -61% (Rp23 juta → Rp9 juta).
Di mana menjualnya? Kanal yang kami uji satu per satu
Kami membuka setiap platform yang disebut dalam panduan ekspatriat.
| Kanal | Yang benar-benar kami temukan | Biaya yang disebutkan |
|---|---|---|
| Bali Garage Sale | 57 furnitur: harga beli awal, harga setelah potongan, kondisi, status terjual | Tidak dipublikasikan (halaman about dan how it works 404) |
| Re-Bali | 13 kategori termasuk Home & Garden, tetapi 0 furnitur di daftar iklan terbaru | “No fees, no commissions” |
| BaliTop (bali.anilau.com) | Kategori Furniture hampir seluruhnya berisi barang sewaan; hanya satu penjualan (kursi berlengan merah muda, Rp2.000.000, Sanur) | Tidak tercatat |
| BaliMarket | 4 kategori termasuk “electronics, furniture & more”; tidak ada iklan furnitur yang tampil | “List for Free”, pemasangan iklan tanpa batas |
| Grup Facebook (3 teridentifikasi) | Grupnya ada, isi dan jumlah anggotanya tertutup di balik halaman login | Gratis |
| Facebook Marketplace Denpasar | Kategori furnitur terindeks, tidak bisa dilihat tanpa akun | Gratis |
Tidak satu pun platform terbuka yang bisa kami akses menjadi pusat penawaran furnitur bekas di Bali. Re-Bali gratis, tertata rapi, dan menampilkan “No fees, no commissions”; namun daftar iklan terbarunya tidak memuat satu pun furnitur, dalam dua kali pengecekan pada hari yang sama. BaliTop, yang oleh berbagai panduan disebut katalog furnitur bekas per kawasan, kini lebih banyak menjadi tempat penyewaan perlengkapan untuk para nomad: meja kerja, kursi, dan monitor seharga Rp900.000/bulan, televisi Rp750.000/bulan.
Stoknya sebenarnya ada, tetapi terkunci di Facebook — tiga grup teridentifikasi (Bali Buy/Sell second hand stuff, BALI SECONDHAND BUY & SELL, Bali Expat Garage Sale), di balik halaman login, tidak terindeks, tanpa riwayat harga. Karena itulah iklan yang dipasang di platform terbuka dan terindeks menjangkau lebih jauh daripada unggahan yang tenggelam di linimasa grup.

Pasar barang bekas fisik
Sebuah panduan ekspatriat yang terbit pada 6 September 2023 memetakan pasar-pasar barang bekas: Pasar Becing-Becing Marlboro (Jalan Teuku Umar Barat) dan Pasar Kreneng di Denpasar, Pasar Beringkit (hanya Rabu dan Minggu, tutup sekitar pukul 13.00), Pasar Kodok di Desa Dauh Peken, Tabanan, serta Terminal Batubulan di Gianyar, yang buka menjelang sore dan tempat barang berpindah tangan seharga Rp10.000–50.000. Pasar loak La Brisa tidak tercantum dalam panduan itu: tempat ini disebut oleh sumber kedua, bertanggal 24 Januari 2025, yang tidak mencantumkan harga.
Ada tiga catatan sebelum mengandalkannya. Data ini berasal dari 2023 dan 2025, bukan 2026. Kedua sumber kami menggambarkan pasar-pasar itu dari sudut pandang pembeli. Dan tidak satu pun menjelaskan bagaimana seorang warga negara asing (WNA) bisa menyewa lapak di sana untuk berjualan.
Berapa lama furnitur laku di Bali?
Jawaban jujurnya: kami tidak menemukan satu pun sumber yang mendokumentasikannya, dan kami lebih memilih menuliskannya terus terang daripada menyodorkan angka “dua sampai tiga minggu” yang tidak berdasar.
Masalahnya bersifat struktural. Platform yang kami uji tidak menampilkan tanggal pemasangan iklan — baik Bali Garage Sale maupun BaliTop. Grup Facebook, tempat sebagian besar transaksi kemungkinan terjadi, tidak bisa dibaca tanpa akun. Tidak ada data publik yang memungkinkan penghitungan waktu jual rata-rata.
Yang bisa kami katakan adalah faktor apa yang menentukan lamanya — harga, seperti terlihat dari selisih antara barang yang laku dan yang masih dipajang. Dari situ lahir tiga prinsip:
- Tentukan harga berdasarkan tanggal kepergian Anda, bukan berdasarkan berapa harga furnitur itu dulu.
- Paket “isi satu villa” berarti lebih sedikit bolak-balik dibanding sekitar sepuluh iklan terpisah, tetapi harga per barangnya lebih rendah: ini soal menimbang untung-rugi, bukan resep pasti.
- Pasang iklan sejak jauh hari. Belum ada data yang mengukur keuntungannya, tetapi iklan yang tayang tiga hari sebelum penerbangan tidak menyisakan ruang tawar sama sekali.
Untuk teknik membuat iklannya, tujuh tips agar cepat laku dari kami berlaku sepenuhnya untuk furnitur.
Biaya yang sering terlupakan: mengangkut furnitur
“Saya antar, atau pembeli yang ambil?” bukan sekadar soal sopan santun, melainkan pos biaya yang bisa menghapus keuntungan penjualan. Sebuah usaha penyewaan kendaraan di Denpasar mencantumkan tarif berikut per 22 Juli 2026, untuk sewa lepas kunci.
| Kendaraan (lepas kunci, Denpasar) | Per hari | Per bulan |
|---|---|---|
| Pikap bak standar | Rp250.000 | Rp5.000.000 |
| Pikap bak panjang (disebut cocok untuk furnitur) | Rp300.000 | Rp6.000.000 |
| Pikap boks tertutup | Rp320.000 | Rp6.200.000 |
Dengan sopir, tarifnya hanya diberikan lewat WhatsApp. Di luar pikap, tidak ada daftar harga publik: usaha penyewaan kedua mencantumkan sebelas jenis kendaraan, dari pikap 0,8 ton hingga trailer 40 ton, tetapi semua tarifnya bertuliskan “Rp Call”.
Hitung dulu sebelum menjanjikan pengantaran. Sewa pikap sehari seharga Rp250.000–300.000 lebih mahal daripada gantungan baju yang terjual Rp200.000, dan setara 8–10% dari harga sofa sudut yang laku Rp3.000.000: pengantaran baru menguntungkan jika Anda menggabungkan beberapa pengiriman di hari yang sama. Untuk furnitur kecil, pengambilan sendiri oleh pembeli menjadi syarat transaksi: sebutkan sejak baris pertama iklan, lengkap dengan kawasan persisnya.

Mengapa harga furnitur baru tidak membantu Anda menentukan harga
Ini jebakan klasik: “sofa yang sama harganya 20 juta kalau baru di showroom, jadi saya pasang 10 juta.” Masalahnya, di Bali tidak ada satu pasar furnitur baru, melainkan dua. Di satu sisi, showroom di Kerobokan, Seminyak, dan Sanur: artikel The Honeycombers tertanggal 1 Januari 2026 mendata tiga belas toko dengan kisaran harga berikut.
| Barang (showroom kelas atas) | Harga baru yang dicantumkan |
|---|---|
| Meja makan jati | Rp15–55 juta |
| Sofa 3 dudukan | Rp15–30 juta |
| Set sofa luar ruangan | Rp15–25 juta |
| Rangka tempat tidur | Rp20–65 juta |
Di sisi lain, harga beli awal yang diklaim para penjual di katalog barang bekas: Rp2,1–2,7 juta untuk meja makan jati. Tergantung batas mana yang dibandingkan, selisihnya berkisar dari 5,6 kali lipat (15 ÷ 2,7) hingga 26 kali lipat (55 ÷ 2,1).
Penjelasan yang paling mungkin — sebuah tafsiran, bukan fakta yang sudah terbukti — adalah bahwa keduanya merupakan dua segmen berbeda: mebel buatan perajin lokal di satu sisi, showroom desainer di sisi lain. Aturan yang lahir dari sini tidak ada pengecualiannya: jangan pernah menghitung penyusutan dengan mencampur keduanya. Furnitur yang dibeli 3 juta dari perajin lokal tidak bisa dijual kembali dengan patokan harga showroom 30 juta.
Patokan terakhir untuk barang baru: PPN, yang tarif nominalnya 12% sejak 1 Januari 2025 (PMK No. 131 Tahun 2024). Seperti dijelaskan Direktorat Jenderal Pajak, tarif itu hanya berlaku penuh untuk barang mewah yang dikenai PPnBM; untuk barang lainnya, dasar pengenaan pajak “nilai lain” sebesar 11/12 membuat tarif efektifnya menjadi 11%. Itulah yang sudah termasuk dalam harga furnitur baru di toko.
Sebaliknya, untuk perlakuan pajak atas penjualan kembali antarperorangan, kami tidak menemukan sumber resmi apa pun: jangan berasumsi bahwa garage sale Anda pasti di luar cakupan pajak. Jika volumenya lebih dari sekadar beres-beres barang, mintalah konsultan pajak setempat memeriksa situasi Anda.
Cara menentukan harga dalam praktik
1. Mulailah dari harga yang benar-benar Anda bayar, bukan dari harga showroom. Jika Anda membelinya dalam kondisi bekas, harga itulah yang dihitung.
2. Terapkan -50% sebagai patokan awal, apa pun kondisinya, termasuk untuk barang yang disebut nyaris baru.
3. Sesuaikan dengan tingkat urgensi Anda. Data tidak memberi patokan waktu, melainkan sebuah zona: -42% di kuartil pertama katalog (tanpa barang antik), -55,6% di median barang yang benar-benar terjual. Makin dekat tanggal kepergian Anda, makin jauh Anda harus bergeser dari angka pertama ke angka kedua.
4. Perlakukan furnitur kecil secara terpisah. Di bawah Rp500.000, logistik lebih menentukan daripada harga: jual dalam paket atau berikan saja.
5. Uji harga penuh hanya untuk barang langka — jati tua, berukir, asli — dengan kesiapan bahwa barang itu mungkin belum laku saat Anda pergi.
Selalu cantumkan kondisi, ukuran, dan kawasan pengambilan: katalog yang kami analisis melakukannya untuk setiap barang (sebuah lemari toko tercantum berukuran 200 × 160 × 46 cm), dan itulah yang memungkinkan pembeli memutuskan tanpa harus datang melihat. Terakhir, cocokkan jadwal penjualan dengan masa pemberitahuan dalam kontrak sewa Anda: jika Anda pindah villa alih-alih meninggalkan pulau, panduan kami tentang harga sewa tahunan per kawasan dan daftar periksa untuk menetap di Bali mengingatkan tenggat-tenggat yang tidak boleh terlewat.
Pertanyaan yang sering diajukan
Berapa penyusutan yang wajar saat menjual furnitur bekas di Bali?
Sekitar separuh harga beli. Dari 57 furnitur yang didata pada Juli 2026 di katalog Bali Garage Sale, penyusutan mediannya 47%, dan 49% tanpa lima barang yang dipasang tanpa potongan. Masih tanpa kelima barang itu, kuartil pertama berada di 42% dan kuartil ketiga di 59%. Di seluruh katalog, 25 dari 57 barang — atau 44% — kehilangan setidaknya separuh nilainya.
Apakah furnitur dalam kondisi sangat baik bisa dijual jauh lebih mahal?
Tidak, setidaknya tidak sebesar yang dibayangkan. Dari 51 barang berlabel “Like New” di katalog yang kami analisis, penyusutan mediannya 47,8% — dan 49,9% jika empat barang antik yang dipasang tanpa potongan, yang juga berlabel “Like New”, tidak dihitung. Rentangnya sama dengan barang lain di katalog, dari 20 hingga 89%. Kondisi hanya berpengaruh tipis saat tawar-menawar, tidak mengubah tingkat penyusutan yang dipasang.
Apakah barang antik dari jati tetap bernilai di Bali?
Inilah satu-satunya pengecualian yang kami temukan: lima barang antik, empat di antaranya dari jati, dipasang tepat di harga beli awalnya, mulai Rp2.500.000 hingga Rp7.000.000. Namun kelimanya masih tersedia saat data diambil, sementara barang-barang yang potongannya jauh lebih besar sudah laku. Bertahan di harga awal dan berhasil menjual adalah dua hal berbeda.
Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menjual furnitur di Bali?
Tidak ada sumber publik yang kami telusuri yang mendokumentasikannya, dan platform yang kami uji tidak menampilkan tanggal pemasangan iklan: tidak ada rata-rata waktu jual yang bisa diandalkan. Satu-satunya sinyal berupa angka bersifat tidak langsung — barang yang benar-benar terjual memiliki penyusutan median 55,6%, dibandingkan 47% untuk seluruh katalog. Lamanya waktu jual terutama bergantung pada harga yang Anda pasang.
Di mana menjual furnitur saat meninggalkan Bali?
Kanal yang kami periksa pada 22 Juli 2026 adalah layanan garage sale Bali Garage Sale, platform iklan terbuka (Re-Bali, BaliTop, BaliMarket), dan tiga grup Facebook khusus barang bekas. Perhatikan: situs umum yang kami uji nyaris kosong untuk kategori furnitur — nol furnitur di daftar iklan terbaru Re-Bali, tidak ada iklan furnitur yang tampil di BaliMarket, dan hanya satu penjualan di BaliTop. Sebagian besar stok beredar di Facebook, di balik halaman login dan tidak terindeks.
Berapa biaya mengangkut furnitur yang terjual di Bali?
Di Denpasar, sewa pikap lepas kunci tercatat Rp250.000 per hari untuk bak standar, Rp300.000 untuk bak panjang yang cocok untuk furnitur, dan Rp320.000 untuk boks tertutup, per 22 Juli 2026. Dengan sopir, harganya dinegosiasikan lewat WhatsApp; di luar pikap, tidak satu pun jasa penyewaan yang kami periksa mencantumkan daftar harga.
Apakah penjualan furnitur pribadi harus dilaporkan dalam pajak di Indonesia?
Kami tidak menemukan sumber resmi tentang perlakuan pajak atas penjualan kembali antarperorangan di Indonesia, dan kami tidak akan memutuskannya menggantikan otoritas pajak. Yang didokumentasikan Direktorat Jenderal Pajak adalah PPN atas barang baru: tarif nominal 12% sejak 1 Januari 2025, menjadi 11% efektif untuk barang selain barang mewah. Mintalah kasus Anda diperiksa oleh konsultan setempat.
Sumber
- Direktorat Jenderal Pajak — PMK No. 131 Tahun 2024 — resmi: PPN 12% nominal, 11% efektif untuk barang selain barang mewah (Pasal 8A dan 16G, UU No. 7 Tahun 2021 tentang HPP). Terbit 06/01/2025.
- Kementerian Keuangan — portal KLC — resmi: materi “Pemberlakuan Tarif PPN 12% Sejak Tahun 2025” (Andri Marfiana, BPPK), terbit 23/06/2025. Hanya metadatanya yang bisa dibaca dari jauh: dikutip sebagai jejak institusional atas aturan tersebut, bukan sebagai konfirmasi isinya.
- Bali Garage Sale — sumber utama, sekaligus pelaku komersial (layanan jual barang pindahan daring dan luring): 57 furnitur, harga beli awal, harga yang diminta, kondisi, status terjual. Situs ini tidak mencantumkan komisi, biaya, maupun lama penjualan — halaman about dan how it works-nya menampilkan galat 404. Halaman produk terperinci ada di /shop.
- Balioh — Sewa pickup di Denpasar — komersial (penyewaan kendaraan): tarif pikap lepas kunci pada tabel di atas, tarif dengan sopir berdasarkan permintaan via WhatsApp.
- Happy Truck — Sewa truk Bali — komersial: sebelas jenis kendaraan, dari pikap 0,8 ton hingga trailer 40 ton, semua tarif bertuliskan “Rp Call”. Halaman “Update 2026”.
- The Honeycombers — 13 best furniture stores in Bali — media gaya hidup: harga furnitur baru kelas atas dan tiga belas showroom yang disebut namanya. Artikel ini sama sekali tidak menyebut opsi barang bekas. Terbit 01/01/2026.
- Re-Bali — komersial (platform iklan): “No fees, no commissions”, 13 kategori termasuk Home & Garden, tidak ada furnitur di daftar iklan terbaru (dua kali pengecekan pada 22/07/2026).
- BaliTop — Furniture — komersial (platform iklan): barang sewaan (Rp900.000, 750.000, 400.000/bulan) dan hanya satu penjualan (Rp2.000.000, Sanur). Situs ini menampilkan angka tanpa simbol mata uang dan tanpa tanggal pemasangan.
- BaliMarket — komersial (platform iklan): empat kategori, “List for Free”, tidak ada iklan furnitur yang tampil.
- What's New Indonesia — markets in Bali — media ekspatriat: pasar-pasar fisik, hari bukanya, dan harga di Terminal Batubulan. Tidak menyebut La Brisa. Terbit 06/09/2023.
- Bali Guider — panduan komunitas: Tabanan, La Brisa, toko barang bekas di Denpasar dan Kuta. Tanpa harga. Terbit 24/01/2025.
- Every Bali — Essential Facebook groups — media komunitas: menegaskan bahwa grup Facebook (“Buy and Sell in Bali”, grup orang tua seperti Sanur Mums) dipakai sebagai kanal penjualan kembali barang rumah tangga dan furnitur. Tidak ada data jumlah anggota. Terbit 25/04/2024.
- Grup Facebook (komunitas) yang dibuka satu per satu pada 22/07/2026 — Bali Buy/Sell second hand stuff, BALI SECONDHAND BUY & SELL, Bali Expat Garage Sale: ketiga nama grup terkonfirmasi, tetapi jumlah anggota maupun isinya tidak bisa dibaca di balik halaman login. Karena itu, artikel ini tidak mengutip angka komunitas apa pun.
Kecuali disebutkan lain, URL di atas dibuka dan diperiksa ulang pada 22 Juli 2026, dan statistik penyusutan dihitung ulang barang per barang pada seluruh katalog. Satu peringatan soal sifat sumber-sumber ini: selain Direktorat Jenderal Pajak, semua data harga dalam artikel ini berasal dari pelaku komersial (satu layanan garage sale, dua jasa penyewaan kendaraan, beberapa platform iklan) atau media, tidak pernah dari lembaga publik — ini harga yang dipasang, bukan patokan resmi. OLX Indonesia, Carousell Indonesia, dan Bali Advertiser tidak bisa dibuka (timeout atau galat 403, tergantung situsnya) sehingga tidak dikutip maupun direkomendasikan di sini. Harga dalam rupiah terus berubah: periksa kembali tarif angkut dan kondisi platform sebelum menyusun rencana Anda.



